Keempat, perjuangan skuad Timnas Indonesia secara komprehensif di segala lini, luar biasa. Dipenghujung babak pertama, tim besutan Patrick Kluivert mendapat hadiah penalti setelah Ricky Kambuaya dilanggar di kota penalti. Hasilnya, Ole Romeny sukses melakukan eksekusi dan Indonesia menang 1-0.
Kelima, barisan pertahan Timnas Indonesia cukup solid. akibatnya, barisan penyarang China tak mampu menembus Jay Idzez dan tandemnya. BBahkan selang beberapa waktu pasca laga menentukan itu trio bek Indonesia Jay Idzez, Justin Hubner dan Ricky Ridho ada yang menilai sebagai bek terbaik di Asia saat ini.

Keenam, tanpa mengurangi kecintaan terhadap Tim Garuda, harus diakui Timnas Indonesia relatif masih tumpul. Indikasinya, dengan seabrek pemain berkualitas apalagi, main di kandang sendiri dengan didukung puluhan ribu suporter, Ole Romeny dan kawan-kawan tidak bisa menciptakan sebiji gol pun melalui skema open play.
Ekspektasi pencita sepak bola Indonesia berharap seharusnya Timnas Indonesia mencetak minimal 1 gol melalui strategi serangannya, bukan hanya gol penalti doang.
Ketujuh, terkait dengan poin keenam, meski laga pamungkas Jepang lawan Indonesia bisa disebut sebagai laga formalitas, namun pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert perlu lebih jeli. Misalnya dalam pemilihan pemain, dan penerapan strategi yang lebih jitu dan efektif untuk tampil lebih baik di Jepang dan laga selanjutnya di putaran keempat. (*)
Klasemen Sementara Grup C Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2026 Sesaat Pasca Perandingan, 5 Juni 2025
xxxxxxxxxxxxxxx T M S K P GM GK SG
- Jepang —– 9 6 2 1 20 24 3 21
2. Australia —— 9 4 4 1 16 14 6 8
3. Indonesia —— 9 3 3 3 12 2 14 -5
4. Arab Saudi —– 8 2 4 2 10 4 6 -2
5. Bahrain ——— 8 1 3 4 6 5 13 -8
6. China ———– 9 2 0 7 6 6 20 -14
Keterangan:
T= Tampil, M= Menang, S= Seri, K= Kalah, P= Poin, GM= Gol Memasukkan, GK= Gol Kemasukkan dan SG= Selisih Gol.
Penulis: MUH. BASIR
Asisten Redpel Indonesian-times.com



















