Petani Desa Samaenre hadir pada kegiatan Big FFD yang membahas penggunaan pestisida secara bijak dan ekonomis. (Foto: Perusahaan Prima Karya)
Indonesian-times.com, PINRANG – Sejumlah petani Desa Samaenre, Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang, menghadiri kegiatan Big Field Farm Discussion (Big FFD) yang membahas tentang penggunaan pestisida secara bijak dan ekonomis.

Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Tani, Desa Samaenre, Kamis 20 Maret 2025 ini, diselenggarakan Perusahaan Prima Karya yang memproduksi sarana pertanian berupa pestisida.
Acara yang difasilitasi oleh petani setempat, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani tentang efektivitas, dan dampak penggunaan pestisida terhadap tanaman serta lingkungan.
Dalam diskusi ini, pihak perusahaan memaparkan pentingnya penggunaan pestisida sesuai dosis yang dianjurkan agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.
Agronomis Prima Karya yang membawahi Kabupaten Pinrang, Enrekang dan Sulawesi Barat, Muh. Haerul, pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa, penggunaan pestisida pihaknya dapat mengendalikan berbagai hama, sehingga produksi dan kualitas tanaman padi dapat meningkat.
“Penggunakan pestisida harus sesuai aturan yang tetera pada kemasannya, sehingga dapat mengendalikan hama dan penyakit dalam waktu singkat, tujuannya hasil tanaman padi dapat meningkat,”ujar Haerul.
Sementara Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Samaenre, Rahma Masi, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan petani melalui cara berbagi pengalaman atau diskusi.
“Kegiatan ini, selain dapat menentukan pestisida yang tepat, juga petani dapat berdiskusi satu sama lain, sehingga permasalahan yang dihadapi terutama hama dan penyakit maupun Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) lainnya dapat diatasi dengan bijak,”terang Rahma Masi
Sementara pemilik lahan yang dijadikan demplot oleh Perusahaan Prima Karya, H. Bahtiar mengatakan, aneka pestisida yang diaplikasikan hasilnya sangat bagus dan ekonomis.
Lanjut Bahtiar, ada beberapa pestisida yang diujicobakan di sawah miliknya. Diantaranya, Prima-Col, Prima-Rejen, Prima-Padi, Prima-Faw, Prima-Bomb, Prima-Fur dan Prima-Hipo. Terbukti tanaman padi miliknya lebih bagus pertumbuhannya.
“Kegiatan Big FFD ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, serta menjaga kelestarian lingkungan,”ucapnya.(*)
Pewarta/Editor: KASMAN MARINA





















