Menu

Mode Gelap
Kunker ke Palopo Kapolda Sulsel Soroti Tugas Kepolisian Turut Diawasi Masyarakat Melalui Teknologi Digital dan Medsos Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

News

Pemkab Pinrang Ambil Peran Tanamkan dan Perkokoh Nilai Kebangsaan di Masyarakat

badge-check


Pemkab Pinrang Ambil Peran Tanamkan dan Perkokoh Nilai Kebangsaan di Masyarakat Perbesar

Bupati Pinrang Irwan Hamid membacakan sambutan seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.(Foto: Humas Kominfosandi Pinrang)

Indonesian-times.com, PINRANG — Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos didaulat menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Pinrang, Senin (2/6/2025).

banner 300x600

Dalam kesempatan ini, Bupati Irwan membacakan sambutan seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.,

Dalam sambutan tersebut, menekankan pentingnya momentum Hari Lahir Pancasila sebagai ajang peneguhan komitmen terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Prof. Yudian Wahyudi mengingatkan bahwa tanggal 1 Juni 2025 bukan sekadar peringatan historis, tetapi sebuah momen reflektif untuk kembali menghidupkan Pancasila sebagai jiwa bangsa yang menyatukan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia dalam keberagaman.

“Pancasila bukan hanya sekadar teks sejarah, namun merupakan pedoman hidup yang menjadi dasar dalam membangun bangsa yang berkeadaban,” ungkap Prof. Yudian dalam sambutan yang dibacakan Bupati Irwan.

Ditegaskan Prof. Yudian,  dalam semangat Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, penguatan ideologi Pancasila menjadi agenda prioritas nasional.

Menurutnya, kemajuan bangsa harus selalu berpijak pada lima sila yang mencerminkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Tantangan zaman seperti globalisasi, ekstremisme, hingga disinformasi menjadi alasan kuat mengapa Pancasila harus terus dihidupkan—tidak hanya dalam ruang pendidikan, birokrasi, dan ekonomi, tetapi juga merambah hingga ruang digital.

Dalam sambutan tersebut juga disebutkan bahwa BPIP telah menyusun berbagai program strategis agar Pancasila tidak sekadar dihafalkan, melainkan dipraktikkan dalam kehidupan nyata. Namun demikian, tugas besar ini memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa.

“Jadikan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai momentum memperkuat persatuan dan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Prof. Yudian.

Upacara ini menjadi penegasan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang turut mengambil peran penting dalam menanamkan dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, demi mewujudkan Indonesia yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga bermartabat secara moral dan sosial.(*)

Pewarta/Editro: KASMAN MARINA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PD-IWO Pinrang Gelar Pelatihan Jurnalistik Kehumasan

10 Desember 2025 - 10:17 WIB

Dzihnityyah Raih Juara di Ajang Icon Berbie 2025 Tingkat Provinsi Sulsel

9 Desember 2025 - 11:13 WIB

Antisipasi, Wabup Pinrang Sudirman Bungi Pimpin Rakor Lintas Sektor Tanggap Bencana

5 Desember 2025 - 11:36 WIB

Direktur RSUD Lasinrang Pinrang Bersama OPD Daerah ini Hadir Rakor MCP

5 Desember 2025 - 07:30 WIB

Wabup Pinrang Sudirman Bungi Rakor Piloting Digitalisasi Bansos Tingkat Nasional secara Hybrid

4 Desember 2025 - 11:17 WIB

Trending di Collection