Perangkat desa ikut Pelatihan dan Uji Kompetensi Angkatan ke-II di The MS Hotel berlangsung 19-21 Mei 2025. (Foto: Humas Kominfosandi Pinrang)
Indonesian-times.com, PINRANG — Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos secara resmi membuka kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Perangkat Desa Angkatan ke-II. Kegiatan yang dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari ini, yakni 19-21 Mei 2025, berlangsung di Aula The MS Hotel, Senin (19/5).

Dalam sambutannya, Bupati Pinrang Irwan Hamid menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan yang disebut sebagai yang pertama di Provinsi Sulawesi Selatan.
Dirinya menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas perangkat desa dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, pelatihan dan uji kompetensi ini dapat kita laksanakan. Ini merupakan yang pertama di Sulsel, dan saya berharap para peserta dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Irwan menegaskan, paradigma masyarakat dalam menerima layanan pemerintah saat ini telah berubah. Masyarakat semakin cerdas dan kritis, sehingga menuntut seluruh aparatur, termasuk perangkat desa, untuk memberikan pelayanan yang maksimal, profesional, dan humanis. Oleh karena itu, lanjutnya, peningkatan kompetensi seperti ini penting untuk terus dilakukan.
“Perangkat desa adalah ujung tombak pemerintahan, maka kualitas pelayanannya harus terus kita dorong agar sejalan dengan harapan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Irwan juga mendorong pihak-pihak terkait untuk segera menyelesaikan proses penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD), yang menurutnya menjadi bagian penting dalam legalitas formal para perangkat desa dalam mengemban tugas dan tanggung jawab mereka.
“Legalitas itu penting. NIPD menjadi dasar administrasi sekaligus bentuk pengakuan negara terhadap peran perangkat desa dalam struktur pemerintahan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Irwan juga mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi dengan para pemangku kebijakan di semua tingkatan.
Dirinya menekankan bahwa sinergitas dan suasana kerja yang harmonis akan mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.
“Bangun komunikasi yang baik, jaga sinergi, karena keberhasilan pemerintahan desa tak lepas dari kerja sama dan kekompakan antara perangkat dan pemimpin di semua level,” pungkasnya.(*)
Pewarta/Editor: KASMAN MARINA






















