Tiga siswi UPT SDN 8 Pinrang sang jawara alias peraih prestasi pada ajang Pemilihan Dara Daeng tingkat Provinsi Sulsel. (Kolase Foto: Dok. Istimewa)
Kepsek UPT SDN 8 Pinrang: Prestasi ini motivasi peserta didik untuk terus berkarya dan mencintai budaya daerah
Indonesian-times.com, PINRANG – Kabupaten Pinrang kembali menorehkan sejumlah prestasi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di bidang pendidikan.

Kali ini tiga siswa dari Unit Pelayanan Teknis (UPT) SDN 8 Pinrang, mengharumkan nama sekolah dan daerah dalam ajang bergengsi Pemilihan Dara Daeng Sulawesi Selatan 2025.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 1–5 Juli 2025, di Maxone Hotel Makassar ini, menjadi panggung bagi generasi muda untuk menampilkan bakat, kecerdasan, dan kepedulian terhadap budaya lokal.
Dalam ajang yang diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan ini, ketiga siswa tersebut berhasil meraih prestasi membanggakan di berbagai kategori lomba.
Daftar peraih prestasi yang dimaksudkan berikut ini:
Gerhana Ayunindia (Kelas 2) UPT SDN 8 Pinrang meraih Juara 1 Bakat dan Juara 1 Dara Sulsel Kategori Cilik A. Prestasi kedua oleh Qonita Nisa Bambang (Kelas 6) UPT SDN 8 Pinrang merebut Juara 3 Dara Sulsel Kategori Cilik B, dan yang ketiga Syaqila Khalifah Akbar (Kelas 6) UPT SDN 8 Pinrang berhasil mendapatkan Juara Harapan 3 Dara Sulsel dan Juara 3 Bakat Kategori Cilik B.
Kepala UPT SDN 8 Pinrang, Muh. Abrar Usman, S.Pd., M.Pd., di ruang kerjanya, Sabtu (5/7/2025) kepada indonesian-times.com menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih siswanya.
“Terima kasih kepada pembina, para guru dan orang tua siswa yang selalu men-support, sehingga capaian yang luar biasa bagi anak-anak kami di sekolah ini,”ucapnya
Muh. Abrar Usman berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berkarya dan mencintai budaya daerah.
“Ini bukti bahwa anak-anak kita memiliki potensi besar. Tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan bakat dan semangat budaya. Semoga ini menjadi inspirasi bagi semua,” ujar Abrar.
Dikatakan, ajang ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter, kepercayaan diri, dan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini.(*)
Pewarta/Editor: KASMAN MARINA





















