Makan bersama melantai di area kebun dalam suasana akrab dan kekeluargaan sebagai pertanda rasa syukur petani kakao “Kaju Joro III” berkat hasil kebun yang melimpah dan signifikan.(Foto: Disnakbun)
Lahan 1 Hektare, 800 Kakao, Dipanen Sekali 2 Minggu, Produksinya +1 Kuintal
Indonesian-times.com, PINRANG – Petani “Kaju Joro III” Kelurahan Kassa, Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang, menggelar syukuran atas hasil panen yang melimpah di kebun Kakao Percontohan. Syukuran ditandai dengan makan bersama dalam suasana akrab dan kekeluargaan di area kebun, Rabu, 25 Juni 2025.

Acara ini berlangsung di lahan perkebunan milik kelompok tani “Kaju Joro III” Desa Kassa. Dihadiri pejabat dan petugas Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Pinrang, petugas Kecamatan Batulappa, Lurah Kassa, lembaga swasta mitra Disnakbun Barry Callebaut, penyuluh pertanian, serta tokoh masyarakat setempat.
Pemilik Kebun Percontohan, Dirhamsyah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota, dan pihak-pihak yang telah membantu proses budidaya sejak awal hingga panen.
Menurutnya, sekitar 800 pohon dalam satu hektare, sekali panen didapat di atas (lebih) 1 kuintal (100 kilogam) biji kering panen, dan panen dilakukan sekali 2 minggu. Hasil panen meningkat dari tahun sebelumnya,“ kata Dirhamsyah.
“Kami bersyukur karena hasil panen kali ini jauh lebih baik dibanding musim sebelumnya. Ini berkat kerja sama yang baik dan pendampingan dari petugas Perkebunan,” ujar Dirhamsyah.
Harap Demplot ini Jadi Contoh Desa Lain
Kepala Disnakabun Pinrang drh. Hj. Elvi Martina, diwakili Kepala Bidang (Kabid) Agribisnis dan Penyuluhan Perkebunan Disnakbun Haeriyah, S.P., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus semangat mengelola kebun. Meski terkendala Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang akhirnya dapat diatasi.
Kabid Aribisnis dan Penyuluhan Perkebunan, Haeriyah berharap, keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian di kebun, dan semoga dapat menjadi contoh desa lain.
Sementara itu Lukman, petugas OPT Perkebunan Wilayah Batulappa merasa senang atas hasil yang dicapai berkat pengawalan dan pendampingannya.
“Kebun percontohan atau Demplot ini dibentuk pada tahun 2019, dan Alhamdulillah petani dengan tekun dan terampil menerapkan apa yang kami transformasikan serta dilakukan pendampingan, sehingga dapat membuahkan hasil signifikan dibanding sebelumnya,”ucapnya.(*)
Pewarta/Editor: KASMAN MARINA






















