Menu

Mode Gelap
Kunker ke Palopo Kapolda Sulsel Soroti Tugas Kepolisian Turut Diawasi Masyarakat Melalui Teknologi Digital dan Medsos Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

News

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Pinrang Upayakan Perlakuan Maksimal Penuhi Kebutuhan Irigasi Petani

badge-check


Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Pinrang Upayakan Perlakuan Maksimal Penuhi Kebutuhan Irigasi Petani Perbesar

Dandim 1404/Pinrang Letkol. Inf. Aris Barunawan (kiri) dan Bupati Pinrang Irwan Hamid (kanan), saat mengikuti arahan Mentan RI secara video conference di Ruang Jendela Lasinrang Diskominfo.(Foto: Humas Kominfosandi Pinrang).

Indonesian-times.com, PINRANG — Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos  mengikuti arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia, A. Amran Sulaiman melalui sambungan virtual video conference  di Ruang Jendela Lasinrang, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosandi), Kabupaten Pinrang, Selasa (3/6/2025).

banner 300x600

Dalam arahannya, Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas analisis klimatologis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi sekitar 57,7% wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau sejak April hingga Juni 2025, dan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus.

Menghadapi hal ini, Mentan menekankan pentingnya kesiapsiagaan semua pihak agar capaian swasembada pangan nasional tidak terganggu.

Dirinya menekankan perlunya langkah konkret seperti normalisasi saluran irigasi yang melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) maupun Balai Wilayah Sungai (BWS). Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) baik prapanen maupun pascapanen. Optimalisasi sistem irigasi perpompaan dan perpipaan, serta pemanfaatan seluruh potensi sumber daya lainnya.

“Langkah-langkah ini penting agar tidak menimbulkan keresahan di tengah petani, dan kita tetap mampu menjaga ketahanan pangan nasional,” tegas Amran.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Irwan menyatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Pinrang akan terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan irigasi di masa-masa rawan kemarau.

“Situasi ini harus disikapi dengan semangat bersama. Kita tidak ingin para petani terbebani sendiri menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang bisa saja berdampak langsung pada produktivitas pertanian,” ungkap Bupati Irwan.

Bupati Irwan juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk segera melakukan langkah antisipatif.

Bupati Irwan meminta upaya maksimal dilakukan sedini mungkin, agar petani tetap bisa menikmati hasil panen optimal meskipun menghadapi ancaman musim kemarau.

“Sinergi harus diperkuat, seluruh potensi kita gerakkan. Yang paling penting, jangan biarkan petani berjuang sendiri,” pungkas Bupati Irwan.

Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan cuaca sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Pinrang.(*)

Pewarta/Editor: KASMAN MARINA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Milad IV Al-Hasyimiyah Pajalele, Bupati Sidrap Tegaskan Sidrap Lumbung Penghafal Al-Qur’an

14 Januari 2026 - 11:55 WIB

Bantuan Korban Bencana Lanrisang Terus Berdatangan

17 Desember 2025 - 12:02 WIB

Bupati Serahkan Bantuan Korban Bencana Lanrisang

17 Desember 2025 - 06:10 WIB

Penyerahan Bantuan Korban Bencana Lanrisang Libatkan APH

16 Desember 2025 - 09:20 WIB

Pemusnahan BB 32 Kasus Narkotika dan 11 Perkara Pidana Lainnya

16 Desember 2025 - 06:45 WIB

Trending di Collection