Indonesian-times.com, SIDRAP – Selama Ramadan, penjualan takjil meningkat di berbagai sudut jalan.
Untuk memastikan keamanan pangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap turun langsung melakukan pengawasan mulai 13 Maret 2025.

Bersama Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) puskesmas, pengawasan dilakukan di 14 titik pada 11 kecamatan.
Kepala Dinkes Sidrap, Mahmuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Kemenkes guna memastikan takjil bebas bahan berbahaya.
Petugas memeriksa kandungan boraks, formalin, Rhodamin B, dan Methanil Yellow. Hasilnya, semua sampel negatif.
Meski demikian, pedagang tetap dibina agar menjaga kebersihan, tidak menyentuh makanan langsung, serta menutup dagangan saat tidak melayani pembeli.
“Kami terus melakukan pembinaan untuk memastikan pangan tetap aman dikonsumsi masyarakat,” ujar Mahmuddin.
Pewarta/Editor : BAMBANG N.






















