Menu

Mode Gelap
Kunker ke Palopo Kapolda Sulsel Soroti Tugas Kepolisian Turut Diawasi Masyarakat Melalui Teknologi Digital dan Medsos Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

News

Dinas Bimacipta Pinrang Kerahkan Alat Berat Bersihkan Material Longsor di Desa Suppirang, Aktivitas Warga Kembali Normal

badge-check


Dinas Bimacipta Pinrang Kerahkan Alat Berat Bersihkan Material Longsor di Desa Suppirang, Aktivitas Warga Kembali Normal Perbesar

Proses pembersihan material longsor di jalan penghubung antar dusun di Desa Suppirang, Lembang.(Foto: Dok. Istimewa)

Indonesian-times.com, PINRANG — Akses jalan yang sebelumnya tertimbun material longsor di Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawwesi Selatan (Sulsel), kini telah kembali bisa dilalui masyarakat.

banner 300x600

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (Bimacipta) Kabupaten Pinrang, Awaluddin Maramat, melalui pesan singkat, Jumat (13/6/2025).

Awaluddin mengungkapkan bahwa, pihaknya langsung bergerak cepat menurunkan alat berat ke lokasi kejadian untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

“Tindakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos yang meminta agar akses warga segera dibuka kembali sehingga tidak terjadi keterisolasian,” jelas Awaluddin.

Dikatakan Awaluddin,  sebanyak 4 unit alat berat jenis excavator memang telah disiapkan dan standby di kawasan pegunungan, sebagai bentuk kesiapsiagaan Dinas Bimacipta dalam menghadapi potensi bencana longsor.

“Keberadaan alat berat ini dimaksudkan, agar jika sewaktu-waktu terjadi longsor, kita bisa cepat tanggap tanpa harus menunggu proses relokasi alat berat dari pusat kota,” lanjutnya.

Diketahui, longsor yang terjadi sebelumnya mengakibatkan jalan penghubung antar dusun di Desa Suppirang tidak dapat dilalui kendaraan karena tertimbun material tanah dan batu. Keadaan ini sempat menghambat mobilitas warga dan akses distribusi barang serta layanan.

Namun, berkat respons cepat dan langkah antisipatif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang, akses jalan akhirnya berhasil dibuka kembali. Diharapkan, aktivitas warga di wilayah tersebut bisa kembali normal, dan potensi dampak ekonomi akibat gangguan akses dapat ditekan seminimal mungkin (*)

Pewarta/Editor: KASMAN MARINA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PD-IWO Pinrang Gelar Pelatihan Jurnalistik Kehumasan

10 Desember 2025 - 10:17 WIB

Dzihnityyah Raih Juara di Ajang Icon Berbie 2025 Tingkat Provinsi Sulsel

9 Desember 2025 - 11:13 WIB

Antisipasi, Wabup Pinrang Sudirman Bungi Pimpin Rakor Lintas Sektor Tanggap Bencana

5 Desember 2025 - 11:36 WIB

Direktur RSUD Lasinrang Pinrang Bersama OPD Daerah ini Hadir Rakor MCP

5 Desember 2025 - 07:30 WIB

Wabup Pinrang Sudirman Bungi Rakor Piloting Digitalisasi Bansos Tingkat Nasional secara Hybrid

4 Desember 2025 - 11:17 WIB

Trending di Collection